Twitter Kembangkan Request Centang Biru untuk Netizen Biasa

Siska Permata Sari
Twitter kembangkan request centang biru untuk netizen biasa. (Foto: Mashable)

Itu artinya jika fitur ini diluncurkan, pengguna biasa harus memiliki gagasan yang layak apakah mereka memenuhi syarat atau tidak sebelum mengirimkan permintaan verifikasi atau tanda centang biru.

Proses verifikasi telah memunculkan pro dan kontra selama bertahun-tahun. Sebelumnya, Twitter digunakan untuk memverifikasi siapa pun yang dirasa sebagai tokoh publik yang patut diperhatikan. Tetapi pada 2016, situs meluncurkan fitur permintaan verifiksi seperti fitur baru yang akan diluncurkan ini.

Kemudian pada 2017, setelah Twitter memberi tanda centang biru kepada supremasi kulit putih Jason Kessler, situs itu menyingkirkan fitur tersebut dan memperbaikinya.

Namun hingga kini, Twitter belum mengumumkan tanggal atau kapan tepatnya fitur ini diluncurkan.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tempuh Jalur Hukum, Hary Tanoesoedibjo Resmi Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi

3 hari lalu

Di Mahasiswa Bersuara, Sherly Annavita Ungkap Alasan Berani Bahas Isu Sensitif 

3 hari lalu

iNews Campus Connect 2026 Digelar di Untar, Mahasiswa Diajak Bijak Bermedia Sosial

9 hari lalu

Sudaryono: Mayoritas Penghujat Prabowo di Medsos Robot, Dikendalikan Oligarki dan Koruptor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal