"Jika terdapat kekurangan atau kesalahpahaman terkait perizinan, kami tentu akan menindaklanjutinya," tambah TFH.
TFH berharap, World dapat melanjutkan layanannya dan meneruskan misinya untuk memberdayakan Indonesia dalam menyongsong masa depan ekonomi digital global dengan tetap mengedepankan keamanan, privasi, dan inovasi teknologi.
"Kami mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di Indonesia, khususnya yang terkait dengan perlindungan data pribadi dan kegiatan digital," ungkap TFH.
"Perlu kami tekankan bahwa World ID tidak menyimpan data pribadi maupun data biometrik. Teknologi kami dirancang untuk memverifikasi keunikan identitas individu di era AI, tanpa menyimpan informasi pribadi," tambah TFH.
TFH menegaskan bahwa World App memanfaatkan teknologi untuk memverifikasi keunikan individu di era AI, terlebih ketika misinformasi dan disinformasi, termasuk pencurian identitas dan deep fake merajalela.