Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya

Muhammad Sukardi
Abu Vulkanik berbeda dengan debu biasa. (Foto: Dok. iNews)

Perbedaan berikutnya adalah bentuk partikelnya. Partikel abu vulkanik dapat memiliki bentuk bersudut dan tajam. Pecahan kaca vulkanik yang terdapat di dalamnya juga membuat material ini bersifat keras dan abrasif.

USGS bahkan menggambarkan abu vulkanik sebagai partikel yang dapat bersifat seperti material abrasif karena permukaannya yang tajam.

Itulah salah satu alasan mengapa abu vulkanik tidak boleh diperlakukan persis seperti debu rumah biasa.

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Mengganggu Pernapasan?

Masalah berikutnya adalah ukuran partikelnya.

Sebagian abu vulkanik memiliki ukuran sangat kecil sehingga dapat terbawa jauh oleh angin. Partikel yang cukup halus juga dapat masuk ke saluran pernapasan.

USGS menyebut dalam sejumlah erupsi, partikel abu dapat sangat halus sehingga terhirup hingga bagian dalam paru-paru. Paparan dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan batuk, iritasi dan rasa tidak nyaman pada dada.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
16 jam lalu

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

16 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menerjang, Apel Ribuan ASN Pemkab Tangerang Dibubarkan

16 jam lalu

Jangan Anggap Sepele Abu Vulkanik, Partikel Halus Bisa Rusak Pembuluh Darah hingga Picu Stroke

17 jam lalu

Cara Melindungi Si Kecil dari Paparan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, AyBun Wajib Tahu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal