Ada Suara Misterius di Atmosfer Bumi, Para Ilmuwan Mendeteksi Ini Hasilnya

Anjasman Situmorang
Gemuruh itu dikenali sebagai suara infrasonik karena frekuensinya yang sangat rendah dan tidak terdengar oleh telinga manusia. (Foto: Getty)

"Saat Matahari menyinari balon yang gelap, udara di dalamnya memanas dan menjadi ringan. Tenaga surya pasif ini cukup untuk membawa balon dari permukaan ke ketinggian lebih dari 20 km di langit," kata Bowman.

Penerbangan balon pertama mereka dilepaskan tahun 2016 dengan jumlah 50 balon ke langit. Awalnya mereka mendeteksi suara letusan gunung berapi. Namun mereka juga mendapat suara lainnya.

Pada penerbangan ini peneliti menangkap suara gemuruh frekuensi rendah secara berulang yang sinyalnya tak dapat dilacak. Mereka pun mengatakan akan terus menyelidiki suara yang ada di stratosfer. Peneliti akan melacak lebih banyak suara ke titik asalnya untuk mengidentifikasinya lebih lanjut.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
20 hari lalu

Ilmuwan BRIN Temukan Spesies Katak Baru, Hanya Hidup di Gunung Merapi

31 hari lalu

Prabowo Ingin Kampus Aktif Geluti Sains dan Teknologi, Bukan Tempat Adu Pertentangan

1 bulan lalu

Prabowo Hadiri Konvensi Sains dan Teknologi Bersama 2.600 Rektor hingga Para Dosen

2 bulan lalu

Bakteri Baik di Usus Ikutan Tidur di Malam Hari? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal