Etomidate diketahui dapat menghambat produksi hormon steroid pada kelenjar adrenal. Salah satu dampaknya adalah penurunan produksi kortisol.
Kortisol merupakan hormon penting yang membantu tubuh merespons stres, mempertahankan tekanan darah, mengatur metabolisme, serta membantu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.
FDA bahkan memberikan peringatan mengenai potensi penekanan produksi kortisol dan aldosteron akibat etomidate.
Karena itu, penggunaan berulang atau tidak terkontrol dapat menimbulkan persoalan kesehatan yang tidak sesederhana efek 'mengantuk' atau melayang.
Penelitian terbaru mengenai penggunaan vape yang mengandung etomidate juga menemukan gangguan elektrolit. Sebuah laporan kasus 2026 menggambarkan pengguna vape berisi etomidate yang mengalami hipokalemia, yakni kadar kalium dalam darah yang terlalu rendah, disertai tanda yang mengarah pada gangguan fungsi adrenal.
Studi lain yang diterbitkan di Frontiers in Endocrinology sebelumnya melaporkan dua kasus pengguna rokok elektronik berisi etomidate yang mengalami hipokalemia berat. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kelemahan otot, gangguan pernapasan, gangguan irama jantung hingga kondisi yang mengancam nyawa.