Bikin Kaget Mata Panah Berusia 3.000 Tahun Ini Berasal dari Luar Angkasa

Tangguh Yudha
Mata panah berusia 3.000 ini ternyata terbuat dari material sangat langka, yakni meteorit kaya zat besi. (Foto Reuters)

Setelah diteliti lebih dalam, terungkap material yang digunakan merupakan meteorit yang jatuh di Estonia. Para ilmuwan percaya meteorit Estonia merupakan yang paling mungkin.

Temuan menunjukkan mungkin ada jaringan perdagangan yang luas antara lokasi awal di Estonia dan Swiss selama Zaman Perunggu di Eropa Tengah. Itulah penyebab mata panah ditemukan terakhir kali di Swiss.

"Hanya tiga meteorit besi besar di Eropa dengan komposisi kimia yang pas. Meteorit Kaalijarv (Estonia) adalah sumber yang paling mungkin," tulis para ilmuwan dalam penelitian tersebut.

Mereka mencatat peristiwa pembentukan kawah besar meteorit di Estonia kemungkinan besar terjadi sekitar 1500 SM selama Zaman Perunggu dan menghasilkan banyak fragmen kecil.

“Penemuan dan pengangkutan/perdagangan selanjutnya dari fragmen besi kecil seperti itu tampaknya jauh lebih mungkin daripada kasus massa meteorit besar yang terkubur,” kata para peneliti.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Fenomena Langit Hebohkan Warga! Meteor Melintas dari Laut Jawa hingga Yogyakarta, BRIN Ungkap Fakta di Baliknya

1 bulan lalu

Terungkap! Ini Rangkaian Meteor Raksasa Jatuh Membelah Langit Pulau Jawa

3 bulan lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

3 bulan lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal