Canggih! AI Kini Mulai Bantu Ilmuwan Temukan Obat Baru

Muhammad Sukardi
Ilustrasi ilmuwan sedang meneliti obat baru. (Foto: Ilustrasi AI)

Presiden dan CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat pemanfaatan AI dalam kegiatan penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D).

"AI dapat membantu kami meningkatkan produktivitas R&D dan mempersingkat proses dari penelitian hingga produk dipasarkan," kata Mike Doustdar dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026). 

Dia melanjutkan, "Lebih dari itu, teknologi AI juga dapat membuka peluang ilmiah yang benar-benar baru serta membantu kami memahami biologi manusia dan mekanisme kerja obat dengan lebih baik."

AI Berpotensi Mengubah Cara Ilmuwan Menemukan Obat

Penemuan obat bukan proses sederhana. Ilmuwan perlu memahami mekanisme penyakit, mengidentifikasi kandidat senyawa yang berpotensi menjadi obat, serta melakukan serangkaian pengujian sebelum suatu produk dapat digunakan oleh pasien.

Dalam proses tersebut, AI dapat membantu peneliti mengolah dan menganalisis data, menyusun hipotesis, serta mengevaluasi kemungkinan yang relevan untuk diteliti lebih lanjut. Teknologi ini juga berpotensi membantu ilmuwan menentukan arah penelitian yang lebih menjanjikan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Fakta Menarik! Plasma Darah Bisa Jadi Bahan Baku Obat, Begini Pemanfaatannya

11 hari lalu

BPOM Amankan 459 Ribu Kosmetik dan Obat Ilegal Senilai Rp25 Miliar di Tangerang

11 hari lalu

Merasa Sehat Lalu Stop Obat Hipertensi? Dokter Ungkap Dampaknya pada Jantung

12 hari lalu

Benarkah Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Dokter Ungkap Fakta Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal