Canggih! AI Kini Mulai Bantu Ilmuwan Temukan Obat Baru

Muhammad Sukardi
Ilustrasi ilmuwan sedang meneliti obat baru. (Foto: Ilustrasi AI)

Namun, AI bukan pengganti penelitian laboratorium. Hasil analisisnya tetap harus diperiksa dan dibuktikan melalui eksperimen, pengujian praklinis, serta uji klinis sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Novo Nordisk akan memulai kolaborasi dengan menguji Claude Science pada alur kerja tertentu dalam R&D. Fokus awalnya adalah persoalan ilmiah yang dinilai dapat memperoleh manfaat dari kerja sama antara ilmuwan Novo dan teknologi AI Anthropic.

CEO sekaligus salah satu pendiri Anthropic, Dario Amodei, menilai perkembangan AI membuka peluang baru bagi kemajuan ilmu biologi dan kedokteran.

"Dengan kemampuan AI yang terus meningkat, terobosan di bidang biologi dan medis yang biasanya dicapai dalam satu abad, berpotensi dapat terwujud hanya dalam satu dekade," ujar Dario Amodei.

Dario menambahkan, akses terhadap model AI mutakhir dapat membantu peneliti mempersingkat waktu penelitian dan meningkatkan hasil riset, sekaligus membuka peluang penemuan obat serta terapi yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup manusia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Fakta Menarik! Plasma Darah Bisa Jadi Bahan Baku Obat, Begini Pemanfaatannya

11 hari lalu

BPOM Amankan 459 Ribu Kosmetik dan Obat Ilegal Senilai Rp25 Miliar di Tangerang

11 hari lalu

Merasa Sehat Lalu Stop Obat Hipertensi? Dokter Ungkap Dampaknya pada Jantung

12 hari lalu

Benarkah Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Dokter Ungkap Fakta Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal