Ilmuwan Pecahkan Misteri Lingkaran Peri Namibia

Okezone
(Foto: Thorsten Becker-Wikimedia Commons (CC-by-sa-2.0-de)

JAKARTA, iNews.id - Lingkaran misterius muncul di gurun pesisir Namib, Afrika Selatan. Dijuluki lingkaran peri, mereka mempunyai bentuk bundar secara seragam di padang rumput gersang.

Dilihat melalui udara, pola tampak seperti bintik-bintik pada kain. Hingga 2014, fenomena diketahui hanya terjadi di sepanjang Gurun Namib. Namun, belakangan formasi yang serupa ditemukan dekat kota pertambangan Newman di Australia Barat.

Kendati demikian, lingkaran peri di Namibia tetap menjadi yang paling terkenal dan menarik bagi para ilmuwan dan telah dipelajari sejak 1970-an. Teori tentang pembentukan dan fungsi mereka sangatlah banyak.

Sayang sejauh ini tidak ada yang mampu membuktikan jawaban benar untuk teka-teki yang telah berusia puluhan tahun ini. Manajer Riset di Institut Penelitian Gobabeb-Namib, Eugene Marais pun mencoba untuk menjelaskan fenomena ini.

“Itu adalah area melingkar yang kosong, tidak ada apa-apa di atasnya, dan ada cincin rumput di sekitarnya. Jika dilihat dari udara atau dari tempat yang tinggi, hampir terlihat seperti bercak campak,” kata Marais, melansir dari Oddity Central, Jumat (4/9/2020).

Para ilmuwan telah mencoba menjelaskan alasan mengapa lingkaran tandus ini ada selama beberapa dekade. Meskipun sains telah berkembang sejak tahun 70 an, tapi manusia masih kesulitan memahami fenomena alam yang misterius ini.

“Kami duduk dengan sesuatu yang seharusnya mudah dijelaskan, namun menemukan penjelasan yang dapat diterima di mana Anda dapat menunjukkan apa yang menyebabkannya ternyata ternyata sangat sulit,” lanjutnya.

Terlepas dari penjelasan mistis dan sci-fi atau akibat UFO mendarat di gurun pada malam hari, ada beberapa penjelasan yang masuk akal mengapa lingkaran peri tersebut bisa ada.

Beberapa ilmuwan yakin itu ada hubungannya dengan rayap yang menjadikan Namib sebagai rumah mereka. Penelitian telah menunjukkan ada koloni rayap di bawah sebagian besar lingkaran tandus yang dibatasi oleh tumbuh-tumbuhan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Pertama Kali, Trump Rilis Dokumen, Video dan Foto UFO

Internasional
16 hari lalu

Ngeri! WHO Ungkap Wabah Mematikan Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Penumpang Tewas

Sains
29 hari lalu

Apa Itu Rathalos inagami, Laba-Laba Hantu Pertama di Indonesia? Ini Karakternya

Nasional
29 hari lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Sains
1 bulan lalu

Benda Bercahaya di Langit Lampung yang Viral di Medsos Bukan Meteor, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal