Kenapa Jawa-Bali Tidak ada Jembatan Penghubung Antara Keduanya? Inilah 3 Alasannya

Punta Dewa
Kenapa jembatan Jawa Bali tidak pernah dibangun? Ilustrasi Jembatan penghubung antar pulau (Foto: Youtube Tollroad)

Usulan dicetuskan oleh mendiang Profesor Dr Ir Sedyatmo, guru besar ITB, yang terkenal dengan konstruksi cakar ayam.

Usulan dari mendiang Profesor Dr Ir Sedyatmo, tersebut tadinya akan diberi nama Tri Nusa Bima Sakti yang akan menghubungkan tiga pulau, yaitu Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Pulau Bali. Akan tetapi, ide brilian itu kandas lantaran menuai banyak tantangan dari berbagai pihak.

Pada 2012 silam, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sempat mengusulkan untuk membangun jembatan Selat Bali dengan panjang 39 km. Pembangunan jembatan penghubung Jawa-Bali ini bertujuan untuk memperlancar laju ekonomi masyarakat.

Sayangnya, usulan tersebut kembali ditolak oleh masyarakat Bali. Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jembrana turut mendukung penolakan tersebut.

Lalu mengapa Jawa-Bali tidak ada penghubung jembatan antara keduanya? Berikut 3 alasannya.

1.Kepercayaan Masyarakat Bali

Penolakan jembatan penghubung Jawa-Bali erat kaitannya dengan mitologi yang dipercayai oleh masyarakat Bali. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
4 tahun lalu

Mendag: Harga Minyak Goreng Curah di Jawa-Bali Sudah Rp14.000

4 tahun lalu

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 Agustus 2022

4 tahun lalu

PPKM Berakhir Hari Ini, Diperpanjang atau Dihentikan?

4 tahun lalu

Luhut Ditugaskan Jokowi Urus Masalah Minyak Goreng, Pasokan di Jawa-Bali dalam Pantauan Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal