JAKARTA, iNews.id - Kenapa tahun 2030 Ramadhan 2 kali menjadi pertanyaan yang sedang hangat diperbincangkan. Hal itu lantaran fenomena cukup langka terjadi. Terakhir kali, ada dua Ramadhan pada tahun yang sama adalah pada tahun 1997. Itu artinya dua kali Ramadhan dalam satu tahun hanya terjadi setiap 33 tahun sekali.
Melansir dari laman Times of Oman, Senin (22/4/2024), Ramadhan kemungkinan akan terjadi dua kali pada tahun 2030, yakni di bulan Januari dan Desember. Fenomena itu disebabkan oleh perbedaan antara kalender Masehi dan kalender Islam atau Hijriah.
“Tahun Hijriah bergantung pada terlihatnya bulan sabit, dan memiliki 354 hari dalam setahun, dan tahun Masehi, yang bergantung pada pergerakan matahari dan memiliki jangka waktu 365 seperempat hari,” kata seorang astronom, Sobeih Al Saadi.
Jika kalender Masehi didasarkan pada siklus matahari, kalender Hijriah justru merujuk pada siklus bulan. Dalam kalender matahari, tahun baru dimulai setelah bumi melakukan rotasi penuh mengelilingi matahari (12 bulan), sedangkan kalender Hijriah juga memiliki 12 bulan, tetapi masing-masing hanya memiliki 29 atau 30 hari.
Dengan demikian, tahun Hijriah bergerak maju 11 hari setiap tahunnya. Karena itu, tahun Hijriah menjadi lebih pendek dari tahun Masehi.