Mengintip Teknologi Cerdas di Balik Gedung Menjulang Tinggi

Dani M Dahwilani
Teknologi tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi mulai mengambil peran penting dalam mengubah cara gedung beroperasi. (Foto: Schneider Electric)

Perubahan regulasi juga membuat aspek keberlanjutan semakin masuk ke dalam pertimbangan bisnis. Bangunan yang tidak mampu mengikuti standar efisiensi dan keberlanjutan berpotensi menghadapi tantangan lebih besar di masa depan.

“Dekarbonisasi bukan lagi sekadar tentang kelestarian lingkungan, tetapi juga perlindungan terhadap nilai investasi dan aset properti,” ujar Reza.

Teknologi cerdas dapat dilihat bukan hanya sebagai investasi teknologi, tetapi sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset jangka panjang.

Teknologi Harus Kembali ke Manusia

Di balik berbagai angka konsumsi energi, emisi karbon, dan sistem otomasi, ada satu faktor yang tidak boleh dilupakan, manusia. Penghuni gedung membutuhkan udara yang sehat, pencahayaan yang nyaman, suhu yang sesuai, keamanan, serta lingkungan kerja yang mendukung produktivitas.

Reza menempatkan people-centric sebagai salah satu dari empat pilar bangunan masa depan bersama hyper-efficient, resilient, dan sustainable. Teknologi seharusnya tidak membuat bangunan semakin rumit bagi manusia. Sebaliknya, teknologi harus membuat gedung bekerja lebih baik tanpa mengorbankan kenyamanan penghuninya.

Editor : Dani M Dahwilani
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal