NASA Bersiap untuk Meluncurkan Pesawat Luar Angkasa yang Akan Menabrak Asteroid

Dini Listiyani
NASA Bersiap untuk Meluncurkan Pesawat Luar Angkasa yang Akan Menabrak Asteroid (Foto: NASA)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Sebagai besar misi luar angkasa tidak bermaksud untuk menabrakkan pesawat luar angkasa mereka. Tapi, itulah yang ada dalam pikiran NASA untuk misi Double Asteroid Redirection Test (DART) mendatang. 

Ketika sebagian besar asteroid yang dilihat melesat tanpa membayangkan meleati Bumi, sejumlah kecil yang disebut Potentially Hazardous Object yang dapat berdampak pada planet ini. Dengan perkembangan teknologi, para ilmuwan menjadi lebih baik dalam mengenali potensi ancaman. 

Tapi, apa yang kita lakukan jika melihat bongkahan batu menuju planet Bumi? Proyek DART adalah uji konsep pertahanan planet yang melibatkan menabrakkan pesawat ke asteroid. DART akan menuju sepasang asteroid: Satu tubuh yang lebih besar disebut Didymos, dan satu lagi yang lebih kecil disebut Dimorphos. 

Meskipun tak satu pun dari asteroid ini benar-benar menimbulkan bahaya bagi Bumi, ini akan menjadi latihan untuk mengetahui apa yang bisa terjadi jika asteroid mengancam planet ini. DART akan berdampak ke Dimorphos dan berusaha menyesuaikan lintasannya, dengan hasil yang diamati oleh teleskop berbasis Bumi, sebagaimana dikutip dari Digital Trends. 

“Pesawat ruang angkasa DART, badan utamanya sekitar 100 kali lebih kecil dari Dimorphos, asteroid yang menjadi sasarannya. Jadi Anda dapat melihat ini tidak akan menghancurkan asteroid. Itu hanya akan memberikan dorongan kecil. Ini sebenarnya akan membelokkan jalurnya di sekitar asteroid yang lebih besar. Jadi kami mendemonstrasikan defleksi asteroid dalam sistem asteroid ganda ini," kata Nancy Chabot, kepala koordinasi DART di Laboratorium Fisika Terapan (APL) Universitas Johns Hopkins, dalam sebuah pengarahan. 

Pesawat ruang angkasa DART akan memandu dirinya sendiri menggunakan teknologi yang disebut SmartNav, yang menggunakan algoritma komputasi untuk menemukan asteroid Dimorphos dan mengarahkan pesawat ke arahnya. “Tidak pernah dalam hidup saya, saya akan berpikir saya akan mengambil beberapa ratus juta dolar pesawat ruang angkasa dan menabrakkannya ke asteroid,” kata Michelle Chen, pemimpin tim SmartNav di APL.

Peluncuran DART dijadwalkan pada Selasa, 23 November pukul 22.20. PT, menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base di California. Pesawat ruang angkasa akan menuju ke tata surya dan akan tiba di sistem asteroid biner pada musim gugur 2022 untuk mencoba manuver benturan dan defleksi.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Internasional
16 hari lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Internasional
20 hari lalu

Rekor! Misi Artemis 2 Catat Perjalanan Luar Angkasa Terjauh Manusia dari Bumi

Internasional
21 hari lalu

Sejarah Baru! Artemis II Tiba di Bulan 7 April Dini Hari, Tonton di Sini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal