Dalam perkembangannya, PDRN berbasis tumbuhan mulai dikombinasikan dengan bahan aktif lain untuk menjawab kebutuhan kulit yang berbeda. Misalnya, kombinasi dengan beta-glucan dan panthenol yang ditujukan untuk membantu menjaga hidrasi serta merawat lapisan pelindung kulit atau skin barrier.
Ada pula formulasi yang memadukan PDRN cica dengan azeloglicina atau Potassium Azeloyl Diglycinate (PAD) dan allantoin. Kombinasi tersebut dikembangkan untuk membantu merawat kulit berminyak, kusam, serta tampilan warna kulit yang tidak merata.
Inovasi penggunaan PDRN nabati ini juga mulai diperkenalkan oleh pelaku industri skincare lokal, salah satunya Glamazing, brand perawatan kulit asal Malang yang menghadirkan dua formulasi moisturizer berbasis PDRN tumbuhan.
Chief Marketing Officer Glamazing, Yudrika Azka, mengatakan pengembangan bahan aktif tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi skincare yang memperhatikan asal bahan baku sekaligus kebutuhan kulit konsumen.
"Kami percaya inovasi skincare tidak harus mengorbankan nilai ethical untuk menghasilkan produk yang tetap efektif," kata Yudrika.