Pesawat Luar Angkasa China Mendarat di Bulan, Siap Bawa Sampel Batu ke Bumi

Dini Listiyani
Pesawat Luar Angkasa China Mendarat di Bulan (foto: NASA)
Jika semuanya berjalan lancar, trio robot tersebut kemudian akan kembali ke Bumi dengan batu Bulan. Robot akan mendarat di Mongolia Dalam pada pertengahan Desember.

“Ini adalah misi yang sangat berani. Mereka akan memindahkan bola ke lapangan secara besar-besaran sehubungan dengan pemahaman banyak hal yang penting mengenai sejarah Bulan,” kata Deputy Chief Scientist NASA David Draper sebagaimana dikutip dari Science Alert, Rabu (2/12/2020).

Sampel batuan Bulan sebelumnya yang dikumpulkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet telah membuat para ilmuwan menyimpulkan gunung berapi aktif di permukaan bulan sekitar 3 miliar tahun yang lalu. Tapi, para ilmuwan memperkirakan daerah seperti dataran Mons Rümker mungkin telah menampung aktivitas vulkanik baru-baru ini 1,2 miliar tahun yang lalu, berdasarkan pengamatan permukaan bulan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
2 tahun lalu

Studi Baru, Sumber Air di Bulan Berasal dari Tempat Tak Terduga

Sains
4 tahun lalu

Gunung Berapi Purba Bisa Jadi Sumber Es di Bulan, Begini Penjelasannya

Sains
4 tahun lalu

Bulan Sedot Air dari Atmosfer Bumi Selama Miliaran Tahun

Sains
4 tahun lalu

MIT Bikin Piring Terbang untuk Jelajahi Bulan dan Asteroid, Begini Cara Kerjanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal