“Ini adalah misi yang sangat berani. Mereka akan memindahkan bola ke lapangan secara besar-besaran sehubungan dengan pemahaman banyak hal yang penting mengenai sejarah Bulan,” kata Deputy Chief Scientist NASA David Draper sebagaimana dikutip dari Science Alert, Rabu (2/12/2020).
Sampel batuan Bulan sebelumnya yang dikumpulkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet telah membuat para ilmuwan menyimpulkan gunung berapi aktif di permukaan bulan sekitar 3 miliar tahun yang lalu. Tapi, para ilmuwan memperkirakan daerah seperti dataran Mons Rümker mungkin telah menampung aktivitas vulkanik baru-baru ini 1,2 miliar tahun yang lalu, berdasarkan pengamatan permukaan bulan.