Pesawat Luar Angkasa Tua NASA Akan Jatuh ke Bumi, Risiko Bahaya Menimpa Orang Rendah

Dini Listiyani
Pesawat Luar Angkasa Tua NASA Akan Jatuh ke Bumi, Risiko Bahaya Menimpa Orang Rendah (Foto: RHESSI)

“Data dari RHESSI memberikan petunjuk penting tentang semburan matahari dan lontaran massa korona yang terkait,” kata NASA sebagaimana dikutip Digital Trends. 

Misi juga membantu meningkatkan pengukuran bentuk Matahari, dan mendemonstrasikan kilatan sinar gamma terestrial — yang digambarkan oleh NASA sebagai “semburan sinar gamma yang dipancarkan dari ketinggian di atmosfer Bumi” dan yang terjadi di atas beberapa badai petir.

NASA mengatakan telah menghentikan RHESSI pada 2018 setelah menjaga komunikasi dengannya menjadi sulit.  Setelah mempertahankan orbit rendah Bumi selama lima tahun terakhir, pesawat luar angkasa akan segera menemui ajalnya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
17 hari lalu

NASA Ungkap Fakta Mengejutkan: Api Kebakaran Indonesia Menyala di Bawah Tanah dan Sulit Padam

17 hari lalu

Miris! NASA Rilis Foto Indonesia dari Satelit, Kabut Asap Karhutla Selimuti Semua Wilayah

1 bulan lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bikin Sebagian Dunia Gelap Gulita, Catat Jamnya!

4 bulan lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal