Sebab, tidak semua komponen dapat langsung digantikan dengan barang yang tampak serupa. Suku cadang harus sesuai dengan spesifikasi teknis dan memenuhi ketentuan kelaikan yang berlaku sebelum dipasang pada pesawat.
Di tengah kebutuhan komponen untuk perawatan armada, industri penerbangan juga mengenal pemanfaatan material bekas yang masih memenuhi persyaratan untuk digunakan kembali. Material ini dikenal sebagai Used Serviceable Material (USM).
Pemanfaatan USM dapat menjadi salah satu pilihan dalam pengelolaan kebutuhan material. Namun, komponen bekas tidak otomatis bisa digunakan. Kelayakan teknis, dokumentasi, dan persyaratan yang berlaku tetap harus dipenuhi.
Selain itu, layanan perbaikan dan pertukaran komponen dapat membantu maskapai mengelola persediaan serta kebutuhan perawatan. Pendekatan tersebut juga dapat mengurangi ketergantungan pada pengadaan komponen baru untuk setiap kebutuhan, selama komponen pengganti memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Tantangan pengelolaan material inilah yang turut menjadi perhatian dalam kerja sama antara maskapai Vietnam, Vietjet, dan Satair, perusahaan bagian dari Airbus Services.