Satelit Internet Starlink Dianggap Bisa Ganggu Studi Ilmiah

Okezone
Misi Stralink (Foto: SpaceX)

Pantulan ini dianggap mengganggu karena dapat terlihat dari teleskop Bumi saat melakukan pengamatan luar angkasa sehingga SpaceX harus memasang pelindung khusus saat melakukan peluncuran roket.

Menurut AAS, astronom sangat bergantung dengan langit gelap dan remang-remang dari luar angkasa untuk mengamati benda langit. Sehingga dengan adanya satelit yang menyilaukan, jelas ini dapat menimbulkan salah persepsi dari pengamatan. Cahaya pantulan satelit dapat menutupi entitas kosmik yang sebenarnya untuk terlihat di teleskop.

“Ini memperumit analisis data dan mengurangi penemuan,” ucap Tyson kepala ilmuwan proyek Observatorium Vera C. Rubin.

Melansir Science Magazine, Observatorium Vera C. Rubin merupakan observatorium luar angkasa yang akan beroperasi tahun depan. Dibangun di Chili, wilayah pengamatan itu kini terancam polusi cahaya akibat peroyek konstelasi satelit milik Elon Musk.

Tidak hanya Rubin, hal ini juga akan berpengaruh pada Observatorum lainnya. Sebagaimana bengkel Satelit Konstelasi 1 (SATCON1) mengklaim satelit pada orbit rendah Bumi sangat mudah terlihat di dekat cakrawala.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
19 hari lalu

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia, Elon Musk Masih di Pucuk!

25 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp12,30 Kuadriliun usai Cetak Sejarah Jadi Triliuner

1 bulan lalu

Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun

2 bulan lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal