Siapa Pencipta Font Times New Roman? yang Tercetak di Ijazah Jokowi: Sejarah dan Perkembangannya

Komaruddin Bagja
Siapa Pencipta Font Times New Roman? yang Tercetak di Ijazah Jokowi (Foto: Youtube King's Art & Humanities)

JAKARTA, iNews.id - Siapa pencipta Font Times New Roman? yang tercetak di ijazah Jokowi menjadi pertanyaan yang ramai diperbincangkan setelah muncul isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo.

Banyak yang meragukan keaslian ijazah tersebut karena penggunaan font Times New Roman dianggap tidak sesuai dengan masa penerbitannya. Seperti yang disampaikan oleh seorang mantan dosen Universitas Mataram, Rismon Hasiholan Sianipar, melontarkan keraguan terhadap keaslian ijazah dan skripsi Presiden ke-7 RI, Ir. Joko Widodo, sebagai lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM). 


Rismon menyoroti penggunaan font Times New Roman pada lembar pengesahan dan sampul skripsi yang menurutnya belum digunakan di era 1980-an hingga 1990-an. 


Pernyataan ini, yang disampaikan dengan pendekatan analisis forensik digital, sontak memicu perdebatan panas di dunia maya. Sebagian warganet menilai klaim tersebut kurang berdasar, namun tidak sedikit pula yang menganggapnya masuk akal dan layak ditelusuri lebih lanjut. 

Dilansir iNews.id dari laman resmi Microsoft, berikut penjelasan siapa pencipta font Times New Roman? yang  tercetak di ijazah Jokowi:

Siapa Pencipta Font Times New Roman? yang Tercetak di Ijazah Jokowi


Font Times New Roman yang tercetak di ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah hasil karya Stanley Morison, seorang penasihat tipografi di Monotype Corporation, bersama Victor Lardent, seorang desainer dari surat kabar The Times of London.


Font ini dirancang pada pada 3 Oktober 1932 untuk surat kabar The Times dengan tujuan meningkatkan keterbacaan pada ukuran kecil sekaligus menghemat ruang cetak halaman koran. 


Morison menggunakan font Plantin sebagai inspirasi utama, kemudian bersama Lardent mengembangkan desain baru yang lebih tajam dan efisien. Times New Roman pun menjadi salah satu jenis huruf paling ikonik dan banyak digunakan di dunia hingga kini.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PN Jaktim Tetapkan Majelis Hakim Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Ini Susunannya

57 tahun lalu

Roy Suryo Tempuh Jalur Praperadilan, Persoalkan Tindakan Penyidik

57 tahun lalu

Sidang KIP Jateng, Bonatua Silalahi Tegaskan Tak Mundur dari Sengketa Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Sidang Perdana Dokter Tifa terkait Kasus Ijazah Jokowi Digelar 2 Juli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal