Temuan tersebut menjadi dasar bagi para ilmuwan untuk mengusulkan pengakuan Pygoscelis kerguelensis sebagai spesies tersendiri. Menurut laporan DOI, studi yang melibatkan peneliti dari berbagai negara itu dipublikasikan dalam jurnal Communications Biology.
Menariknya, penelitian tersebut sekaligus mengubah pemahaman tentang penguin gentoo. Hewan yang sebelumnya dianggap sebagai satu spesies ternyata terdiri dari empat kelompok spesies yang berbeda secara evolusioner.
Keempatnya adalah northern gentoo, southern gentoo, eastern gentoo, serta southeastern gentoo yang kini dikenal sebagai Pygoscelis kerguelensis.
Peneliti menyebut Pygoscelis kerguelensis sebagai cryptic species. Istilah tersebut digunakan untuk spesies yang secara fisik sangat mirip dengan kerabat dekatnya sehingga sulit dibedakan hanya berdasarkan penampilan.
Dalam kasus penguin Kerguelen, perbedaan genetik menjadi petunjuk penting. Para peneliti juga menemukan adanya perbedaan dalam karakteristik tubuh dan suara, meski tidak terlalu mencolok.