Studi di Jepang Teliti Kualitas Udara saat Tembakau Dipanaskan, Ini Hasilnya

Dani M Dahwilani
Peneliti mengevaluasi kualitas udara di dalam ruangan saat produk tembakau dipanaskan digunakan pada suhu maksimal 320 derajat celsius. (Foto: Ilustrasi AI)

Peneliti kemudian membandingkan hasil pengukuran dengan batas paparan yang ditetapkan sejumlah lembaga kesehatan dan keselamatan kerja di Jepang serta Amerika Serikat. Perbandingan tersebut dilakukan untuk melihat konsentrasi parameter yang mengalami peningkatan setelah penggunaan produk tembakau yang dipanaskan.

Hasilnya, konsentrasi parameter yang mengalami peningkatan masih berada di bawah ambang batas paparan yang ditetapkan otoritas terkait. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai perubahan kualitas udara dalam ruangan ketika produk tembakau yang dipanaskan digunakan.

"Untuk parameter-paramater yang meningkat secara signifikan, dapat dikonfirmasi bahwa konsentrasinya masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan berbagai lembaga publik. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan juga memperoleh pemahaman yang lebih akurat mengenai dampak produk tembakau yang dipanaskan terhadap kualitas udara dalam ruangan (IAQ), serta menjadikannya sebagai data dasar untuk menjaga kualitas udara dalam ruangan lebih baik," kata peneliti.

Baca Juga

BRIN Dorong Penguatan Riset

Temuan studi di Jepang menambah kajian ilmiah yang membahas produk tembakau alternatif, terutama produk tembakau yang dipanaskan. Penelitian dengan metode dan parameter yang beragam dinilai dapat memperluas informasi berbasis bukti mengenai karakteristik serta profil risiko produk tersebut.

Baca Juga

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Anugerah Widianto, menilai perkembangan teknologi dan perubahan preferensi konsumen perlu diikuti kajian ilmiah yang memadai. Dia menekankan pentingnya pendekatan berbasis risiko dalam melihat perkembangan produk tembakau dan inovasi di sektor tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
20 hari lalu

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

26 hari lalu

Tanaman Tamanu dari Sulawesi Ternyata Punya Senyawa Bioaktif untuk Kulit, Ini Fakta Ilmiahnya!

1 bulan lalu

"Kalau Berani Laporkan Saja Bonatua?" Jawaban Saya sebagai Peneliti, Bukan sebagai Politisi

1 bulan lalu

Riset Ungkap Aroma Masa Kecil Bisa Membekas hingga Dewasa, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal