"Regulasi yang disusun berdasarkan tingkat risiko produk dan didukung oleh kajian ilmiah yang kuat akan menjadi fondasi yang penting dalam pengelolaan industri hasil tembakau di masa depan," ujar Prof Anugerah.
Dia menilai penguatan dialog antara pemerintah, industri, akademisi, peneliti, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk menciptakan pemahaman yang seimbang mengenai inovasi di sektor tembakau. Anugerah juga menekankan pentingnya memperluas basis bukti ilmiah melalui penelitian yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Makin banyak penelitian yang dilakukan, makin lengkap pula informasi yang tersedia untuk membantu konsumen dan pembuat kebijakan memahami karakteristik serta profil risiko berbagai produk tembakau alternatif, termasuk produk tembakau yang dipanaskan," kata Prof Anugerah.