Studi di Jepang Teliti Kualitas Udara saat Tembakau Dipanaskan, Ini Hasilnya

Dani M Dahwilani
Peneliti mengevaluasi kualitas udara di dalam ruangan saat produk tembakau dipanaskan digunakan pada suhu maksimal 320 derajat celsius. (Foto: Ilustrasi AI)

"Regulasi yang disusun berdasarkan tingkat risiko produk dan didukung oleh kajian ilmiah yang kuat akan menjadi fondasi yang penting dalam pengelolaan industri hasil tembakau di masa depan," ujar Prof Anugerah.

Dia menilai penguatan dialog antara pemerintah, industri, akademisi, peneliti, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk menciptakan pemahaman yang seimbang mengenai inovasi di sektor tembakau. Anugerah juga menekankan pentingnya memperluas basis bukti ilmiah melalui penelitian yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Makin banyak penelitian yang dilakukan, makin lengkap pula informasi yang tersedia untuk membantu konsumen dan pembuat kebijakan memahami karakteristik serta profil risiko berbagai produk tembakau alternatif, termasuk produk tembakau yang dipanaskan," kata Prof Anugerah.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
20 hari lalu

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

26 hari lalu

Tanaman Tamanu dari Sulawesi Ternyata Punya Senyawa Bioaktif untuk Kulit, Ini Fakta Ilmiahnya!

1 bulan lalu

"Kalau Berani Laporkan Saja Bonatua?" Jawaban Saya sebagai Peneliti, Bukan sebagai Politisi

1 bulan lalu

Riset Ungkap Aroma Masa Kecil Bisa Membekas hingga Dewasa, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal