Komdigi juga mencatat adanya kendala teknis pada sejumlah paket rollover. Akibat kendala tersebut, peluncuran beberapa paket yang semula dijadwalkan pada 28 September 2026 bergeser menjadi minggu pertama Oktober 2026.
Selain mekanisme perlindungan kuota, Komdigi akan mengevaluasi penerapan tarif apabila terjadi kenaikan harga paket setelah penyesuaian layanan.
Evan mengatakan, perlindungan substantif terhadap sisa kuota pelanggan tidak boleh dibebani biaya maupun persyaratan tambahan.
"Akan tetapi jika harga itu naik dan saat ini ada, maka kami akan melakukan evaluasi dari sisi bagaimana operator itu melakukan penerapan terhadap formulasi tarif yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Evan.
Komdigi selanjutnya akan mengevaluasi laporan dari operator seluler secara rutin setiap bulan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan penyesuaian paket internet tetap sesuai dengan Putusan MK dan sisa kuota pelanggan tetap mendapatkan perlindungan.