Bagi penulis, The Blue Temple menjadi salah satu perhentian yang paling berkesan. Ada sesuatu yang berbeda ketika berdiri di hadapan patung Buddha besar dengan latar interior biru yang begitu artistik. Suasananya terasa megah, tetapi tetap menghadirkan ketenangan.
Di tempat ini, pengalaman berfoto pun terasa lebih bermakna. Bukan semata-mata membawa pulang gambar yang menarik, melainkan juga mengabadikan momen ketika berhadapan langsung dengan salah satu karya seni keagamaan yang menjadi kebanggaan Chiang Rai.
Di sela perjalanan dari satu kuil ke kuil lainnya, Pikul Dee juga mengajak penulis mampir ke pasar oleh-oleh khas Thailand. Perhentian ini menjadi kesempatan untuk melihat sisi lain Chiang Rai, terutama kehidupan masyarakat dan kerajinan lokal yang bisa dibawa pulang sebagai buah tangan.
Salah satu benda yang langsung menarik perhatian penulis adalah celana gajah atau elephant pants. Pakaian dengan motif gajah dan bahan yang ringan ini memang sempat viral di Indonesia. Modelnya longgar, nyaman dikenakan, dan memiliki motif khas Thailand yang mudah dikenali.
Selain celana gajah, ada pula beragam pernak-pernik yang bisa ditemukan. Mulai dari kerajinan sulam dengan detail pengerjaan yang menarik, aksesori, hingga perhiasan berbahan batu alam.