Desa Wisata Les di Bali Masuk Daftar ADWI 2024, Ternyata Punya Daya Tarik Penghasil Garam Sehat 

Vien Dimyati
Desa Wisata Les di Bali Masuk Daftar ADWI 2024, Ternyata Punya Daya Tarik Penghasil Garam Sehat (Foto: Kemenparekraf)

Dengan cara ini dapat dihasilkan garam yang sehat, tanpa pemutih, tanpa yodium, sehingga sudah diakui dunia sebagai salah satu garam menyehatkan dan berpotensi untuk menembus pasar ekspor dunia.

Garam ini dipasarkan dengan cara menjualnya langsung ke pengepul. Selain itu juga dipasarkan oleh BUMDes setempat dengan pemasaran yang sudah merambah hingga ke luar Bali bahkan ke luar negeri.

BUMDes juga mendorong petani garam untuk berinovasi dengan membuat produk garam aneka rasa. Ada rasa rosemary, rasa garlic, rasa pedas, dan rasa daun kelor. Sehingga menarik untuk menjadi buah tangan otentik dari Desa Wisata Les.

Garam ini juga jadi salah satu yang menarik perhatian Menparekraf Sandiaga saat meninjau UMKM ekraf di Desa Wisata Les. Sandiaga pun membeli produk tersebut. 

"Brandingnya ini sudah ditetapkan dalam indikasi geografis sebagai Garam Tejakula (lokasi kecamatan Desa Wisata Les). Kalau begitu kita beli dulu untuk oleh-oleh," kata Sandiaga. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Mendes Ungkap Pilkades Sering Bikin Desa Terpecah: yang Kalah Dendamnya Lama

Nasional
19 hari lalu

Sandiaga Uno Tingkatkan Omzet Usaha hingga Rp33 Juta dalam 2 Hari, Begini Caranya

Nasional
21 hari lalu

Sandiaga Uno: Program Desa Emas Dorong Kedaulatan Pangan dan Lapangan Kerja

Nasional
21 hari lalu

Berdayakan UMKM Desa, MNC Peduli Bantu Pemasaran dan Sosialisasi Pelaku Usaha Kecil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal