Hormati Karyawan Muslim, Negara di Eropa dan Amerika Ini Kurangi Jam Kerja Selama Ramadan

Mei Sada Sirait
Sejumlah negara di Eropa dan Amerika menunjukkan dukungan terhadap karyawan Muslim dengan memberikan fleksibilitas kerja selama Ramadan. (Foto: AI/Ilustrasi)

Prancis Lakukan Penyesuaian Terbatas

Berbeda dengan negara lain, Prancis menerapkan prinsip sekularisme yang ketat sehingga Ramadan tidak diakui sebagai hari libur nasional. Namun demikian, beberapa perusahaan tetap memberikan tambahan waktu istirahat saat berbuka puasa.

Kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa dukungan terhadap karyawan Muslim tetap bisa dilakukan melalui pendekatan perusahaan. Fleksibilitas kerja selama Ramadan dinilai membantu menjaga keseimbangan antara produktivitas dan pelaksanaan ibadah di tengah masyarakat multikultural.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Kuliner
2 hari lalu

Tak Hanya Manis, Kurma Ternyata Bisa Dibuat Asin dan Gurih

Nasional
3 hari lalu

12 Contoh Rundown Acara Bukber Kantor hingga Sekolah, Dijamin Seru!

Health
3 hari lalu

Tips Aman Minum Kopi saat Ramadan agar Tak Dehidrasi dan Ganggu Pola Tidur

Destinasi
4 hari lalu

Unik, Muslim di Negara Ini Puasa Ramadannya Diwakilkan Pemuka Agama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal