Jangan Sebut Kata Lada saat Wisata ke Gua Jepang Dago, Ini Alasannya

Novie Fauziah
Ide wisata ke Gua Jepang Dago (Foto: Instagram@webi_alisan)

Akhirnya, Angga, Nicko dan Kakang masuk ke dalam Gua Jepang dan mencoba berinteraksi dengan mengucapkan kata 'lada'.

Nicko pun akhirnya dirasuki oleh salah satu makhluk di gua tersebut. Kemudian menceritakan mengapa 'lada' dilarang diucapkan. 

Ternyata Lada ini adalah dulunya salah seorang yang sangat dihormati. Siapapun begitu segan mengatakannya. Tak hanya itu, 'lada' juga menjadi mitos yang sangat sakral di kawasan tersebut.

Tiba-tiba Risa dirasuki oleh salah satu makhluk. Dia mengatakan, di sini banyak yang terbunuh, dan dipenuhi tentara Jepang yang sangat kejam dan menjajah Indonesia.

Meski demikian, Gua Jepang adalah salah satu situs bersejarah, saksi kemerdekaan Indonesia di mana rakyat dan para pejuang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, serta mengusir para penjajah.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tanjung Lesung Tak Hanya Pantai, Wisata Sport Tourism Mulai Jadi Magnet Baru!

5 hari lalu

Hidden Gems Sarawak Mulai Naik Daun, Berburu Ulat Sagu hingga Hutan Tropis

7 hari lalu

Tak Cuma Andalkan Panorama, Labuan Bajo Kini Benahi SDM agar Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

17 hari lalu

Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal