Rangkaian program itu mencakup dukungan bagi 81 UMKM, 810 pelaku pariwisata, penyediaan 8.100 buku, serta penanaman 81.000 pohon dan mangrove.
Di tengah kemeriahan pertunjukan budaya, kegiatan di Sarinah juga diiringi doa bersama dan momen hening untuk masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sejumlah wilayah Sumatra.
InJourney Group juga membuka ruang donasi bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Bantuan yang dihimpun disalurkan berdasarkan kebutuhan di lapangan, mulai dari pangan, air minum, kesehatan, hingga kebutuhan kelompok rentan.
Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, mengatakan kepedulian terhadap korban bencana menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam momentum kemerdekaan.
"Di tengah momentum kemerdekaan, kita juga diingatkan bahwa masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan dukungan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan, menguatkan, dan membantu sesuai kemampuan masing-masing, baik bagi masyarakat terdampak di NTT. Sekecil apa pun dukungan, ketika dilakukan bersama-sama, dapat menjadi manfaat yang berarti," ujar Herdy.