Keseruan Festival Noken di Sarinah Jakarta, Ajak Generasi Muda Ikut Lestarikan Budaya Papua

Muhamad Fadli Ramadan
Festival Noken di Sarinah. (Foto: Muhamad Fadli Ramadan)

Sebagai informasi, setiap tanggal 4 Desember dirayakan Hari Noken Sedunia. Adanya Hari Noken Sedunia ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang noken. 

"Noken yang saat ini berada dalam Daftar Perlindungan Mendesak UNESCO, menghadapi berbagai tantangan, seperti ancaman hilangnya tradisi pembuatan dan penggunaan bahan sintetis. Melalui Festival Noken Tanah Papua, kami berupaya menjadikan noken simbol budaya yang adaptif dan berkelanjutan," ujar Menteri Kebudayaan.

Melihat hal tersebut, Fadli Zon menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya, termasuk noken. Ini juga guna memastikan kesejahteraan yang merata di tanah Papua.

"Kami punya kewajiban untuk terus melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan. Jadi Insya Allah saya kira ke depan dengan kehadiran Kementerian Kebudayaan, budaya kita makin semarak, semakin banyak orang Indonesia yang mencintai budaya Indonesia," ucapnya.

Sebagai informasi, noken adalah tas tradisional asli Papua yang terbuat dari serat kulit kayu, biasanya dari kayu pohon manduam, pohon nawa, atau anggrek hutan. Umumnya noken dibuat oleh wanita Papua.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

SANFFEST 2026 Dorong Film Santri Tembus Panggung Dunia, Bidik Karya Berkualitas dari Pesantren

2 bulan lalu

Majukan Perfilman Nasional, Kemenbud Umumkan 20 Pemenang Film Narasi Kepahlawanan 2026

2 bulan lalu

Kesenian Rakyat Meriahkan HUT ke-81 RI di Sarinah, dari Angklung hingga Tari Topeng Kolosal

3 bulan lalu

Kehadiran Duo Fans Cilik Curi Perhatian Veda Ega Pratama dan Mario Aji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal