Mengenal Tradisi Unik Berburu Paus di Lamalera, Ternyata Hanya Pakai Tombak 

Kiki Oktaliani
Mengenal tradisi berburu paus di Lamalera (Foto: Instagram @zion_club_cadca)

JAKARTA, iNews.id - Paus merupakan salah satu hewan yang sangat dilindungi kehidupannya. Bahkan telah dilindungi sejak 1996 oleh komunitas internasional.

Beberapa waktu lalu sempat digegerkan dengan video seorang warga di daerah Lamalera, Watobuku, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores, NTT yang menangkap seekor paus biru kecil. Dalam informasi yang berkembang, paus tersebut dipotong-potong kemudian dagingnya dibagikan kepada warga untuk dikonsumsi

Ternyata, aktivitas menangkap paus di Lamalera sudah menjadi tradisi turun-temurun. Salah satu tradisi tersebut ternyata untuk kebutuhan hidup.

Lantas, seperti apa tradisi Lamalera saat berburu paus? Berikut ulasannya dirangkum pada Jumat (18/11/2022).

Berburu paus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

Diketahui, masyarakat Desa Lamalera ini memiliki suatu tradisi untuk berburu paus yang telah ada sejak ratusan tahun lalu guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masyarakat Lamalera awalnya merupakan keturunan dari para pelaut dari Sulawesi bagian selatan lebih dari 500 tahun lalu.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
4 hari lalu

Dari Singapura hingga Semarang, Pengalaman Lokal Jadi Daya Tarik Baru Wisatawan

4 hari lalu

Ada Dunia JUMBO di Ancol, Wamen Ekraf Soroti Peluang Baru Industri Kreatif

9 hari lalu

Tren Slow Travel di Bali, Seharian di Vila Jadi Pengalaman yang Kini Diburu!

13 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Liburan ke Tanjung Lesung Aman?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal