Selanjutnya terdapat beberapa bangunan yang dijadikan tempat pemujaan, dalam upacara keagamaan atau kepercayaan saat itu. Kemudian Bangunan tersebut disiram air dan mengalir ke tiga saluran di bawahnya.
"Air itu mengalir ke tiga saluran di situ. Kemudian masuk ke kolam di sini, dan kolam itu ada saluran dan ternyata berhubungan dengan kolam yang ada di sana (area candi)," terangnya.
Kemudian apabila ada pensucian, maka secara tidak langsung seluruh air yang ikut teraliri otomatis akan ikut menjadi suci.
4. Ditemukan Bangsa Eropa
Candi Ratu Boko ditemukan oleh salah seorang bangsa Eropa. Bermula dari seorang Eropa yang sedang berkunjung ke Jawa pada abad ke-17, tepatnya di wilayah Bokoharjo.
Kemudian dia pun berkunjung ke kawasan situs Ratu Boko, namun sesampainya di sana, dia justru malah tidak menemukan candi yang dimaksud.