Melihat fisiknya yang sangat besar, wisatawan kerap ‘ngeri’ sehingga menjadi panik. “Janganlah cemas karena ada banyak instruktur yang bisa memandu. Kami bisa jaga wisatawan, kami juga ambilkan foto underwater, karena banyak yang ingin menjadikannya sebagai konten,” kata Fadli.
Selain memikat perhatian wisatawan dalam negeri, destinasi wisata hiu paus juga menjadi magnet turis mancanegara. “Banyak wisatawan asing yang ke sini, mereka selain penasaran (berenang dengan hiu paus) juga ingin free diving,” ujar Fadli.
Hiu paus (Rhincodon typus) adalah jenis hiu yang merupakan spesies ikan terbesar. Ukurannya yang besar, namun cenderung jinak membuat hiu paus kerap dijuluki gentle giant. Tak heran, banyak wisatawan penasaran berenang atau sekadar melihat hiu paus dari dekat.
“Pantai Batubarani cukup jernih sehingga experience menyelam bersama hiu paus sangat maksimal,” kata Febby, wisatawan lokal asal Kota Gorontalo. “Pemandangannya juga sangat indah, pantainya juga tenang,” kata dia.
Sekitar 15 menit setelah kemunculan Sherley, seekor hiu paus yang ukurannya jauh lebih besar dari Sherley muncul. Hiu paus yang dinamai Agus ini, berenang melintasi beberapa orang yang terpukau dengan besarnya ikan ini. Agus kerap menghilang lalu muncul memberikan kejutan kepada wisatawan. Tak berselang lama, dua ekor hiu paus bergabung dengan Agus dan Sherley.
Rasanya ingin berlama-lama berenang bersama ikan yang menakjubkan tersebut. Namun ketika matahari meninggi, satu per satu hiu paus kembali ke lautan.
Ketika berenang dengan hiu paus ingat jadilah traveller yang bijak dan bertanggung jawab. Ini karena hiu paus berstatus sebagai jenis ikan yang dilindungi melalui aturan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/kepmen-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu paus. Nah, bila suatu saat berkesempatan berwisata hiu paus, jangan menyentuh cukup mengabadikan foto dan video dengan handphone atau gadget lainnya.