Menjelajahi Wisata Wellness di Jogja, dari Jamu hingga Perawatan Tradisional

Niko Prayoga
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY Gusti Kanjeng Ratu Bendara. (Foto: Niko Prayoga)

Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 6 November melalui business matching antara komunitas dan industri. Selanjutnya, berbagai program festival akan berlangsung pada 7 dan 8 November.

Tahun ini, JCWF menghadirkan 97 komunitas, 32 artisan market, serta 67 wellness practitioner. Seluruh peserta tersebut telah melalui proses kurasi, mulai dari pendaftaran berdasarkan tema dan program, penilaian deskripsi kegiatan dan video, hingga kunjungan langsung untuk melihat keunikan masing-masing komunitas maupun praktisi wellness.

Dari proses tersebut, tersusun 89 program yang akan berlangsung selama tiga hari. Sebanyak 16 program di antaranya dapat diikuti secara gratis.

GKR Bendara mengatakan, seluruh kegiatan dibagi ke dalam enam tema besar yang memberikan pilihan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

"89 program itu kami bagi menjadi 6 tema besar yang masing-masing punya program sendiri-sendiri," kata GKR Bendara. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Bukan Sekadar Destinasi, Pariwisata RI Harus Ciptakan Pengalaman Bernilai bagi Wisatawan

1 bulan lalu

Strategi Pariwisata Indonesia, Bidik Wisata Bahari dari Yacht hingga Diving

3 bulan lalu

Kementerian Pariwisata Hentikan Festival Golo Koe di Manggarai Barat usai Gempa M7,7

4 bulan lalu

Wamen Pariwisata: Prambanan Siap Jadi Magnet Wisatawan Hindu Mancanegara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal