Perairan Nusa Penida Dipenuhi Sampah, Sandiaga Uno: Pengelolaan Pariwisata Harus Terapkan CHSE

Novie Fauziah
Sandiaga Uno komentari persoalan sampah di Nusa Penida Bali (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Persoalan sampah di berbagai laut Bali masih menjadi isu penting yang dibahas di kalangan wisatawan. Tidak sedikit permasalahan sampah ini viral hingga mancanegara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, dia akan terus melakukan pariwisata berkelanjutan dan memerhatikan pengelolaan sampah di destinasi wisata, khususnya Bali.

Apalagi, baru-baru ini seorang turis asal Amerika Serikat (AS), membagikan pengalaman buruknya saat akan snorkeling di perairan Nusa Penida Bali. Dia tetap diminta untuk masuk ke air, padahal di sekitarnya terdapat kumpulan sampah yang merusak keindahan sekitar kawasan wisata tersebut.

Sandiaga mengatakan, pariwisata di Bali telah menerapkan aspek sertifikasi CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

"Jika setiap fasilitas parekraf itu memiliki pengelolaan sampah yang baik. Terutama bagaimana destinasi-destinasi wisata itu bisa mengelola sampah," kata Sandiaga Uno dalam Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual, Senin (14/8/2023).

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dari Singapura hingga Semarang, Pengalaman Lokal Jadi Daya Tarik Baru Wisatawan

3 hari lalu

Ada Dunia JUMBO di Ancol, Wamen Ekraf Soroti Peluang Baru Industri Kreatif

8 hari lalu

Tren Slow Travel di Bali, Seharian di Vila Jadi Pengalaman yang Kini Diburu!

12 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Liburan ke Tanjung Lesung Aman?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal