Remaja Perempuan di Desa Ini Wajib Naik Ayunan Tua Usia Ratusan Tahun, Ini Alasannya

Ahmad Haidir
Keunikan tradisi mayunan di Bali (Foto: Instagram@indoflashlight)

1. Sejarah Tradisi Mayunan

Sebelum membahas Tradisi Mayunan, perlu diketahui, tradisi ini merupakan bagian dari ritual ‘Sasih Sembah’, ritual adat terbesar yang ada di Desa Tenganan Bali.

Ritual Sasih Sembah merupakan ritual adat sekaligus keagamaan masyarakat Desa Tenganan yang dilaksanakan setahun sekali, yaitu pada setiap sasih kalima atau bulan kelima dalam kalendar Tenganan (sekitar Mei-Juni dalam kalendar Masehi). 

Sasih sembah dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap Dewa Indra, dewa peperangan dalam mitologi agama Hindu Indra. Masyarakat Tenganan percaya, desa mereka merupakan hadiah dari Dewa Indra.

Adapun salah satu bentuk ritual Sasih Sembah adalah ‘Perang Pandan’, salah satu ritual adat yang juga cukup populer di kalangan wisatawan.

Jika Perang Pandan dilakukan oleh laki-laki, Tradisi Mayunan inilah ritual yang diperuntukkan bagi perempuan Desa Adat Tenganan. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
4 hari lalu

Bali Masih Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran, Ini Buktinya!

Seleb
15 hari lalu

Raffi Ahmad Salut Sport Tourism Jadi Tren Baru di Kalangan Anak Muda

Destinasi
15 hari lalu

Sport Tourism Half Marathon Perdana di Malang 26 April 2026, Kemenpar Beri Lampu Hijau!

Destinasi
15 hari lalu

Mengintip Deretan Wisata di Bali dari Pantai Kuta hingga Lembah Bangkiang Sidem Ubud

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal