Remaja Perempuan di Desa Ini Wajib Naik Ayunan Tua Usia Ratusan Tahun, Ini Alasannya

Ahmad Haidir
Keunikan tradisi mayunan di Bali (Foto: Instagram@indoflashlight)

Sebelum menaiki ayunan, para Daha tersebut telah melalui prosesi ‘nyanjan’ yang ditandai dengan kerauhan (re : kesurupan) saat persembahyangan ‘Karya Pujawali’ yang dilakukan di Pura. 

Untuk menggerakkan ayunan, terdapat masing-masing 1-2 orang Truna atau pemuda laki-laki di tiang penyangga ayunan yang bertugas untuk memutar ayunan yang diletakkan di halaman desa tersebut.

Adapun ayunan besar yang digunakan dalam prosesi tersebut merupakan ayunan berusia ratusan tahun yang tidak boleh sembarangan dimainkan, karena dipercaya sebagai ayunan sakral yang merupakan warisan nenek moyang masyarakat Tenganan.

Terlihat seru dan sederhana, namun sarat akan makna dan filosofi! 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mengintip Spot Wisata di Pulau Nusa Penida dari Kelingking Beach, Vila Pesisir hingga Surga Bawah Laut

2 hari lalu

Pesawat Bisa Mendarat di Air, 6 Destinasi Wisata Indonesia Masuk Rencana Rute Seaplane

4 hari lalu

Wisata Alam di Maros Ternyata Bisa Bantu 300 Anak Sekolah, Ini Kisahnya

6 hari lalu

Mengintip Pesona Uluwatu dari Atas Tebing hingga ke Dalam Gua, Begini Keindahannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal