Terjadi Overtourism di Bali Selatan, Kemenparekraf Antisipasi Ini agar Gelaran World Water Forum Berjalan Lancar

Wiwie Heryani
Terjadi Overtourism di Bali Selatan, Kemenparekraf Antisipasi Ini agar Gelaran World Water Forum Berjalan Lancar (Foto: Kemenparekraf)

Namun, Nia menilai, salah satu tantangannya adalah dia tidak bisa menerapkan dan merealisasikan rencana agenda wisata tersebut jika para delegasi justru memilih ke beberapa wilayah lain, sehingga mereka tersebar. 

“Kalau di dalam Konferensi sih biasanya lebih mudah kan tertata, tapi begitu dia menyebar. Nah ini kan tantangannya," katanya. 

“Jadi pre event itu memang harus sudah terkomunikasikan, apa-apa saja yang bisa diam mendapatkan pengalaman ketika menghadiri event itu,” ujarnya. 

Sebagai informasi, delegasi World Water Forum ke-10 akan mengunjungi salah satu desa wisata andalan yang ada di Bali, yakni Desa wisata Jatiluwih, 

Event tersebut merupakan penyelenggaraan forum air internasional terbesar di dunia yang akan diselenggarakan pada 18 – 25 Mei 2024. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Tanah Milik Kementerian ATR di Bali, 9 Saksi Diperiksa

7 hari lalu

Kortas Tipikor Polri Usut Kasus Lahan di Bali, Tanah Negara 23 Ha Dikuasai Swasta sejak 2014

11 hari lalu

Dari Old Luxury ke Neo Luxury: Mengapa Sustainability Akan Menentukan Masa Depan Properti Bali?

16 hari lalu

Penerbangan ke Jakarta Ditutup, Ayu Dewi Terjebak di Bali usai Pulang dari Bangkok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal