Unik, Desa Ini Terasing dari Dunia Luar, Ternyata Hanya Dihuni Para Perempuan Cantik 

Wiwie Heriyani
Desa unik yang dihuni oleh perempuan (Foto: nationalpost)

Dia diusir dari kota pada tahun 1891 setelah gereja Katolik mengucilkannya dan lima generasi berikutnya dari keluarganya ketika dia dikurung dengan pelamar lain.

Dijauhi oleh penduduk setempat, dia dan wanita lain yang kemudian tinggal bersama mereka difitnah sebagai wanita lepas dan pelacur, menyebabkan mereka mengisolasi diri dari dunia luar.

Tak lama kemudian, wanita lain yang ditolak oleh masyarakat bergabung dengannya di kota itu. Pada 1940, seorang pendeta evangelis, Anisio Pereira, mengambil salah satu wanita, berusia 16 tahun, untuk menjadi istrinya dan mendirikan gereja di komunitas yang berkembang. 

Namun, dia terus memberlakukan aturan yang ketat, melarang mereka minum alkohol, mendengarkan musik, memotong rambut atau menggunakan segala jenis kontrasepsi.

Ketika Anisio meninggal pada 1995, para wanita memutuskan untuk tidak pernah lagi membiarkan seorang pria mendikte bagaimana mereka harus hidup. Dan salah satu hal pertama yang mereka lakukan adalah membongkar agama terorganisir yang bias laki-laki yang telah dia dirikan.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Liburan ke Tanjung Lesung Aman?

6 hari lalu

Travel Hack Liburan ke Singapura: Pilih Kawasan yang Punya Banyak Atraksi Sekaligus!

7 hari lalu

Cari Udara Lebih Segar di Akhir Pekan? Destinasi Wisata di Bogor Ini Bisa Jadi Pilihan!

8 hari lalu

Sebelum Liburan, Wisatawan Wajib Cek Destinasi dan Transportasi di Tengah Erupsi Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal