"Penutupan sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kebakaran, proses penanganan dan pemadaman, serta keamanan kawasan," ujarnya.
Saat ini, petugas masih fokus menangani kebakaran dan berupaya meminimalisir luasan area yang terbakar. Kondisi angin kencang dan vegetasi kering di sekitar Blok Jemplang membuat api berpotensi menyebar dengan cepat.
Asap tebal juga mulai menyelimuti kawasan terdampak. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu jarak pandang, mobilitas, serta keamanan pengunjung dan pengendara yang melintas di jalur Malang-Lumajang melalui Jemplang.
"Kondisi asap yang semakin tebal di sekitar kawasan terdampak, yang berpotensi mengganggu jarak pandang, mobilitas, keamanan dan keselamatan pengunjung serta dapat menghambat proses penanganan dan pemadaman kebakaran," ucapnya.
Sebelumnya, titik api baru muncul di kawasan Savana Pengol pada Kamis malam (10/9/2026). Api kemudian meluas ke perbukitan di sekitarnya hingga memasuki kawasan Savana Lembah Watangan.