Selain itu, Benteng Indra Patra merupakan satu dari tiga benteng yang menjadi penanda wilayah kerajaan Hindu di Aceh, yaitu Indra Patra, Indra Puri, dan Indra Purwa. Tak jauh dari benteng utama, terdapat juga bangunan benteng pertahanan.
Di setiap sisi dinding benteng dilubangi. Lubang-lubang itu berfungsi sebagai lubang pengintai musuh dan tempat meletakkan moncong meriam. Selain itu, terdapat bunker untuk menyimpan meriam-meriam dan peluru. Benteng Indra Patra kelihatan sangat kokoh dan memiliki ketebalan dinding sekitar dua meter dengan ketinggi sekitar empat hingga lima meter.
Benteng Indra Patra terletak 19 kilometer ke arah barat dari Banda Aceh. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit. Jalan menuju situs bisa dikatakan sebagai jalur sejarah, karena di sepanjang jalur terdapat beberapa tempat yang memiliki nilai-nilai sejarah, di antaranya bukit makam kuno Kerajaan Lamuri, tugu pendaratan armada Jepang pertama kali di Aceh, Benteng Iskandar Muda, Makam Laksamana Keumalahayati, dan Benteng Inong Balee.