Ahli Gizi Ungkap Dampak Makan Gorengan Berlebihan, Berisiko Jantung hingga Diabetes

kevi laras
Makanan yang berdampak negatif pada tubuh (Foto: Healthline)

Lebih lanjut, dr Elfina Rachmi menyarankan agar memilih lemak baik yang justru bermanfaat bagi kesehatan. Dia merekomendasikan, orang-orang mengetahui status gizi masing-masing, yakni melalui perhitungan indeks massa tubuh (IMT).

"Kita cukup mengetahui berat badan dalam kg dan tinggi badan dalam meter saat ini. Kita bagi berat badan dan tinggi badan (dalam satuan kuadrat meter). Tinggal dilihat indeks massa tubuhnya," kata dia.

Mengutip Healthline, makan lebih banyak hidangan yang digoreng dikaitkan dengan risiko lebih besar terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan obesitas. 

"Makanan digoreng sering dimasak dalam minyak nabati atau biji-bijian olahan. Saat dipanaskan, minyak ini dapat membentuk lemak trans, berhubungan dengan sejumlah masalah kesehatan, termasuk peningkatan risiko beberapa penyakit," tulis dari keterangan tersebut.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Kuliner
9 hari lalu

Serunya Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Gorengan Jadi Primadona!

Health
11 hari lalu

Buka Puasa Pakai Gorengan Tiap Hari, Ingat 5 Risiko bagi Kesehatan

Internasional
19 hari lalu

Trump Tunjuk Legenda Tinju Mike Tyson Jadi Duta Makanan Sehat

Health
31 hari lalu

Ikan Teri Versus Sarden, Mana Lebih Sehat dan Banyak Gizi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal