Buah Kopi Kuning di Garut Diolah Lewat Fermentasi, Rasanya Fruity dan Juicy!

Mei Sada Sirait
Buah kopi kuning Garut. (Foto: Mei Sada Sirait)

Kondisi tersebut kemudian membuat Roby berpikir untuk mengolah kopi dari kebunnya sendiri agar tidak berhenti sebagai komoditas mentah.

"Kami biasanya kalau panen cuma jual cherry. Saya berpikir, bagaimana caranya kopi ini ada nilai tambahnya, ada story-nya," ujar Roby saat peluncuran Cing Cangkeling Rumah Koffie, belum lama ini.

Sejak sekitar 2020, Roby mulai mempelajari pengolahan kopi atau coffee processing secara mandiri. Salah satu eksperimen awal yang dilakukan adalah fermentasi anaerob menggunakan sekitar 10 kilogram kopi.

Dalam metode tersebut, kopi ditempatkan di dalam wadah dengan kondisi minim oksigen. Proses ini dilakukan untuk mengontrol fermentasi dan melihat bagaimana perlakuan setelah panen dapat memengaruhi karakter rasa kopi.

Eksperimen kemudian terus dikembangkan hingga 2023-2024. Berbagai metode dicoba, termasuk proses yang kemudian dikenal sebagai Red Anaerob dan Classic Natural.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bahaya Minum Kopi dan Teh Terlalu Panas, Dokter Ingatkan Risiko Kanker Kerongkongan

10 hari lalu

Jangan Langsung Minum Kopi saat Bangun Tidur, Dokter Sarankan Lakukan Ini

14 hari lalu

Kenapa Kopi Specialty Cenderung Mahal? Ternyata Bukan Cuma soal Biji

16 hari lalu

Pramono Ingin Jakarta Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Sebut Budaya Ngopi Makin Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal