Mengenal Manfaat Cokelat Hitam, Kurangi Risiko Penyakit Jantung hingga Sumber Antioksidan

Bertold Ananda
Manfaat cokelat hitam untuk kesehatan (Foto: Healthline)

2. Sumber antioksidan

ORAC adalah singkatan dari kapasitas absorbansi radikal oksigen. Ini adalah ukuran aktivitas antioksidan makanan. Pada dasarnya, peneliti menetapkan, biji kakao mentah yang belum diproses adalah salah satu makanan dengan skor tertinggi yang telah diuji. Kakao dan cokelat hitam memiliki berbagai macam antioksidan kuat.

3. Tingkatkan aliran darah dan turunkan tekanan darah

Flavanol dalam cokelat hitam dapat merangsang endotelium, lapisan arteri, untuk menghasilkan oksida nitrat (NO). Salah satu fungsi NO yakni sebagai pengirim sinyal ke arteri untuk memunculkan rasa rileks serta menurunkan resistensi aliran darah. Oleh karenanya cokelat hitam juga dapat mengurangi tekanan darah.

Banyak penelitian terkontrol menunjukkan, kakao dan cokelat hitam dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah, meskipun efeknya ringan. Senyawa bioaktif dalam kakao dapat meningkatkan aliran darah di arteri dan menyebabkan penurunan tekanan darah yang kecil namun signifikan secara statistik.

4. Tingkatkan HDL dan melindungi LDL dari oksidasi

Dalam penelitian, bubuk kakao  secara signifikan disimpulkan memiliki manfaat dalam menurunkan kolesterol LDL (jahat) teroksidasi. Cokelat hitam ini juga disinyalir meningkatkan HDL dan menurunkan total LDL bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi. Cokelat hitam meningkatkan beberapa faktor risiko penting untuk penyakit. Ini menurunkan kerentanan LDL terhadap kerusakan oksidatif sambil meningkatkan HDL dan meningkatkan sensitivitas insulin.

5. Kurangi risiko penyakit jantung

Senyawa yang dimiliki dari cokelat hitam sangat protektif terhadap oksidasi LDL. Dalam jangka panjang, ini akan menyebabkan lebih sedikit kolesterol yang menempel di arteri, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung. Bahkan, beberapa studi observasional jangka panjang menunjukkan peningkatan yang cukup drastis. Dalam penelitian terhadap 470 pria yang lebih tua, kakao ditemukan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 50 persen selama 15 tahun. Studi lain juga mengungkapkan, makan cokelat dua kali atau lebih per minggu menurunkan risiko plak kalsifikasi di arteri sebesar 32 persen.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yoghurt Belum Tentu Sehat! Menkes Budi Ungkap Fakta Mengejutkan

57 tahun lalu

Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?

57 tahun lalu

7 Makanan Bantu Panjang Umur, Bermanfaat Memasuki Usia 60 Tahun

57 tahun lalu

Trump Tunjuk Legenda Tinju Mike Tyson Jadi Duta Makanan Sehat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal