Terungkap, 3 Jenis Diet Populer Ini Sebenarnya Tidak Cocok untuk Perempuan

Wilda Fajriah
Memilih cara diet dengan aman (Foto: good housekeeping)

Begitu tubuh memasuki ketosis, kita mulai kehilangan otot, menjadi sangat lelah, dan akhirnya memasuki mode kelaparan yang sebenarnya membuat penurunan berat badan semakin sulit.

Diet keto lebih berbahaya bagi sebagian besar wanita terutama jika mereka memiliki kondisi medis yang mendasarinya seperti PCOS, menstruasi tidak teratur, atau Infertilitas.

2. Puasa intermiten

Puasa adalah praktik yang melibatkan sepenuhnya berpantang makan atau menghindari makanan tertentu untuk jangka waktu tertentu. Dalam beberapa tahun terakhir, puasa intermiten menjadi semakin populer di kalangan orang yang ingin menurunkan berat badan.

Selama penelitian, ditemukan meskipun puasa intermiten menghasilkan hasil yang menguntungkan pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, wanita yang mencobanya, memiliki efek negatif berikut:

- Perubahan suasana hati yang parah
- Kelaparan yang ekstrem
- Energi rendah/kelelahan
- Pikiran obsesif tentang makanan
- Makan berlebihan pada hari-hari tanpa kalori terbatas
- Depresi
- Amarah

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
10 hari lalu

Jangan Asal Sarapan! Dokter Ungkap Pentingnya Asupan Bergizi di Pagi Hari

1 bulan lalu

Diet atau Kardio, Mana Lebih Efektif untuk Menurunkan Lemak Tubuh?

2 bulan lalu

6 Sarapan Diklaim Sehat, Ternyata Bisa Bikin Gula Darah Cepat Naik

2 bulan lalu

Kimpul Jadi Pangan Lokal yang Makin Populer, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal