Selain itu, terungkap juga 77 persen responden mencari makanan baru selama pandemi dan 54 persen mendapatkan ide makanannya dari media sosial.
“Dari sisi bisnis, tren tersebut tentu menjadi peluang bagi pelaku UMKM kuliner untuk terus mengembangkan usahanya, termasuk membuka peluang dari media sosial,” kata Prashant.
Faisal Hasan Basri selaku Sekretaris Jenderal Sahabat UMKM setuju pelaku usaha kuliner memiliki kesempatan yang besar untuk terus berkembang, seiring dengan meningkatnya kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi camilan.
"Di sisi lain UMKM kuliner juga menghadapi tantangan yang cukup rumit. Di sinilah diperlukan adanya kolaborasi antara pelaku UMKM kuliner dengan berbagai pihak, baik bersama pemerintah maupun sektor swasta untuk bersama-sama dapat mengatasi tantangan tersebut,” ujar Faisal.
Sejalan dengan hasil survei, Fatmah Bahalwan selaku Chef dan Penggiat UMKM Kuliner mengamati, kuliner ‘kekinian’ menjadi salah satu yang kini semakin digemari masyarakat.