3 Kritik Keras Faisal Basri soal Hilirisasi hingga Kereta Cepat
Sebelum beroperasi, proyek kereta cepat Whoosh telah mendapat banyak kritikan, salah satunya dari Faisal Basri. Ia menilai proyek tersebut akan balik modal dalam waktu yang lama.
Tak main-main, berdasarkan perhitungannya proyek Whoosh baru bisa balik modal paling cepat 33 tahun dan paling lama 139 tahun lagi.
klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>
“Dengan investasi Rp114 triliun, saya simulasikan kalau seat cuma 50 persen, trip cuma 30 kali sehari dan harga tiket diturunkan jadi Rp250.000 maka balik modalnya 139 tahun. Ini tidak memperhitungkan biaya operasi," ucap dia dalam Webinar Dampak Investasi China untuk Indonesia, Selasa (2/11/2021).
Sedangkan, dengan nilai investasi yang sama, jika kursi terisi hanya 60 persen, dengan jumlah perjalanan sebanyak 35 kali dan harga tiket Rp300.000, maka balik modal menjadi 83 tahun.
Skenario lain, jika harga tiket diturunkan menjadi Rp350.000, dengan jumlah perjalanan 30 kali, tapi jumlah keterisian kursi 80 persen, maka balik modalnya 62 tahun kemudian.
Di masa pandemi Covid-19, pemerintah masih memprioritaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sikap ini pun dinilai memaksa di tengah kondisi pandemi oleh Faisal Basri
“Proyek ibu kota jalan terus, tidak ada negara seberani ini bicara proyek ibu kota masih jalan terus, Kepala Bappenas mengatakan jalan terus," ujar Faisal, Rabu (13/5/2020).