5 Fakta Kartu Kredit Ahok Limit Rp30 Miliar Bikin Heboh hingga Dibantah Kementerian BUMN

Suparjo Ramalan ยท Kamis, 17 Juni 2021 - 21:56:00 WIB
5 Fakta Kartu Kredit Ahok Limit Rp30 Miliar Bikin Heboh hingga Dibantah Kementerian BUMN
Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

JAKARTA, iNews.id - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku mendapatkan fasilitas kredit dengan limit Rp30 miliar. Namun fasilitas kartu kredit tersebut telah dihapus. 

Terkait limit kartu kredit petinggi perusahaan minyak dan gas (migas) pelat merah yang mencapai puluhan miliar, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham membantahnya. Menurut Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, limit kartu kredit perusahaan BUMN tidak sampai miliaran rupiah. 

Menanggapi pernyataan Arya, Ahok akhirnya menyarankan pemegang saham melakukan audit penggunaan kartu kredit pejabat Pertamina. Nah, berikut ini, lima fakta terkait kartu kredit Ahok yang bikin heboh:

1. Fasilitas kartu kredit dihapus

Fasilitas kartu kredit untuk jajaran komisaris, direksi, senior vice president, hingga pejabat level manajer Pertamina sudah dihapus. Per 15 Juni 2021, fasilitas tersebut resmi dicabut. 

Aturan baru tersebut sudah dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bersama dengan Kementerian BUMN. Ahok mengatakan, peniadaan fasilitas kartu kredit berlaku bagi pejabat perusahaan induk dan anak usaha Pertamina. 

2. Limit kartu kredit Rp30 miliar

Sebelum dihapus, Ahok mengungkapkan, dia mendapat fasilitas kartu kredit dari Pertamina dengan limit sampai Rp30 miliar. Jumlah tersebut merupakan batas maksimal yang disepakati manajemen bagi dewan direksi, dewan komisaris, hingga manajer Pertamina. 

"Iya betul, batas maksimal nominal transaksi kartu kredit dari Pertamina mencapai Rp30 miliar," kata Ahok saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

Editor : Jujuk Ernawati

Halaman : 1 2