Kartu Kredit Pejabat BUMN Bukan untuk Kepentingan Pribadi, untuk Apa?

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 16 Juni 2021 - 20:15:00 WIB
Kartu Kredit Pejabat BUMN Bukan untuk Kepentingan Pribadi, untuk Apa?
Beberapa BUMN mendapat fasilitas kartu kredit

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan, sejumlah perusahaan BUMN mendapatkan fasilitas kartu kredit. Namun fasilitas kartu kredit tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. 

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, fasilitas kartu kredit yang didapat beberapa perusahaan BUMN tersebut digunakan untuk kepentingan perusahaan. 

"Saya sudah cek di beberapa BUMN, menurut BUMN yang saya cek memang ada fasilitas kartu kredit, tapi untuk keperluan perusahaan bukan untuk keperluan pribadi. Kalau untuk keperluan pribadi tidak boleh," kata Arya kepada wartawan, Rabu (16/6/2021). 

Kementerian BUMM memastikan bahwa manajemen perusahaan menggunakan kartu kredit berdasarkan kebutuhan perusahaan. Ini sekaligus sebagai upaya untuk mengimplementasikan sikap keterbukaan di internal perusahaan. 

"Mereka juga mengatakan pemakaian kartu kredit untuk keperluan perusahaan supaya tidak memakai uang tunai dan lebih dapat dikontrol dan transparan. Itu dari hasil pantaun kami di beberapa perusahaan BUMN," ujar Arya. 

Dia pun membantah batas limit kartu kredit milik komisaris utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mencapai Rp30 miliar. Menurutnya, limit kartu kredit pejabat BUMM berkisar antara Rp50 juta hingga Rp100 Juta. 

"Dan hasil pantauan kami limitnya tidak ada yang sampai Rp30 miliar. Limit atasnya Rp50-Rp100 juta dan pemakaian hanya untuk kepentingan perusahaan," tuturnya. 

Arya menegaskan, pemegang saham mendukung semua efisiensi yang dilakukan setiap BUMN. Sebab, dengan efisiensi akan membuat perseroan bisa mengoptimalkan capital expenditure (capex) atau belanja modal dan operating expenditure (opex) atau biaya operasional

Ahok sebelumnya mengaku limit kartu kredit miliknya mencapai Rp30 miliar. Jumlah tersebut merupakan batas maksimal yang disepakati manajemen Pertamina. 

"Iya betul, batas maksimal nominal transaksi kartu kredit dari Pertamina mencapai Rp30 miliar," ujar Ahok saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia

Editor : Jujuk Ernawati