5 Miliarder di Asia yang Berasal dari Keluarga Miskin, Ada Orang Terkaya Hong Kong

Aditya Pratama ยท Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:15:00 WIB
5 Miliarder di Asia yang Berasal dari Keluarga Miskin, Ada Orang Terkaya Hong Kong
Li Ka-Shing, miliarder Asia yang berasal dari keluarga miskin.

SHANGHAI, iNews.id - Sejumlah miliarder di Asia dengan harta mencapai triliunan rupiah tidak berasal dari orang kaya. Beberapa dari mereka berasal dari keluarga miskin.

Untuk sukses dan menjadi miliarder, bukan proses yang sederhana. Mereka membutuhkan waktu, kerja keras, tekad, dan sedikit keberuntungan untuk mencapainya. 

Nah, berikut ini lima miliarder di Asia yang berasal dari keluarga miskin, seperti dikutip dari Channel News Asia:

1. Jack Ma

Pendiri Alibaba dan Ant Group ini harus berjuang melalui beberapa kesulitan untuk sampai pada posisinya saat ini. Ma lahir di Hangzhou, China dan dibesarkan dalam keluarga miskin. 

Saat masih kanak-kanak, Ma akan mendatangi hotel tempat turis Amerika Serikat (AS) menginap untuk belajar bahasa Inggris, dengan imbalan sebagai pemandu keliling kota. Dia pernah gagal ujian masuk universitas sebanyak dua kali, sebelum akhirnya lulus dan melanjutkan belajar bahasa Inggris di Hangzhou Teacher's Institute. 

Setelah lulus kuliah, Ma melamar beberapa pekerjaan, termasuk ke KFC, namun dia ditolak. Ma akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris dan dibayar hanya 12 dolar AS sebulan. 

Pada 1995, dia baru mengenal internet untuk pertama kalinya dalam perjalanan ke AS. Karena tertarik, dia berpikir untuk membangun sesuatu yang akan menempatkan China di peta internet dunia. Dua usaha pertamanya gagal hingga akhirnya menemukan kesuksesan dengan Alibaba.  

Ma menjadi orang terkaya di China pada tahun lalu berdasarkan versi Forbes. Sementara saat ini, kekayaannya tercatat sebesar 41,5 miliar dolar AS atau Rp557,5 triliun. 

2. Li Ka-Shing

Sama seperti Jack Ma, miliarder Hong Kong Li Ka-shing juga menjalani kehidupan awal yang sulit. Keluarganya melarikan diri dari China daratan ke Hong Kong selama Perang Dunia II dan ketika ayahnya meninggal karena TBC, Li harus putus sekolah demi menghidupi keluarga. 

Pada usia 22 tahun, dia membuka pabrik, Cheung Kong Industries. Ini menandai awal dari kewirausahaannya. Li Mengubah Cheung Kong Industries menjadi perusahaan investasi real estate terkemuka dan mendaftarkannya di Bursa Efek Hong Kong pada 1972. 

Li tercatat sebagai orang terkaya di Hong Kong pada 2021 menurut Forbes. Kekayaan Li saat ini tercatat sebesar 31,8 miliar dolar AS atau Rp447,4 triliun.

Editor : Jujuk Ernawati

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda