Bappebti Pantau Zipmex, Wamendag: Konsumen Jangan Sampai Dirugikan

Advenia Elisabeth ยท Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:59:00 WIB
Bappebti Pantau Zipmex, Wamendag: Konsumen Jangan Sampai Dirugikan
Platform kripto PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tengah melakukan pemantauan intensif terhadap PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex). Hal itu, terkait dengan penangguhan penarikan aset pelanggan Zipmex, yang merupakan calon pedagang aset kripto terdaftar di Bappebti. 

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, menyampaikan Bappebti berkomitmen untuk melindungi masyarakat dan meningkatkan integritas perdagangan fisik aset kripto.

Terkait dengan itu, Bappebti terus memantau secara berkesinambungan terkait perkembangan kondisi terbaru dan tindak lanjut atas komitmen Zipmex yang menjamin keamanan dana dan/atau aset kripto pelanggannya. 

"Kami memastikan komitmen Zipmex untuk menjamin keamanan dana. Konsumen harus terlindungi dan jangan sampai dirugikan,” kata Jerry Sambuaga, dalam keterangan resminya, Selasa (16/8/2022).

Menurut dia, Zipmex telah menyampaikan itikad baik dan berkomitmen menjamin keamanan dana pelanggan. Hal itu, terlihat dari penarikan aset kripto yang dapat dilakukan pelanggan pada beberapa fitur aset kripto sejak 21 Juli 2022. 

“Pelanggan Zipmex Indonesia dapat melakukan penarikan (withdrawal) aset kripto yang terdapat pada trade wallet (fitur yang digunakan untuk bertransaksi) sejak 21 Juli 2022, pukul 18.00 WIB untuk beberapa jenis aset kripto," ungkap Jerry Sambuaga. 

Sementara Plt. Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko menambahkan, Bappebti sampai saat ini telah memberikan tanda daftar kepada 25 Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK). Bappebti terus berkomitmen melakukan pengawasan kepada CPFAK secara off site (tidak langsung) dan on site (langsung).

Adapun pengawasan off site dilakukan terhadap laporan rutin dan berkala yang disampaikan CPFAK melalui surat elektronik atau sistem pelaporan elektronik yang terhubung ke Bappebti. Sementara, pengawasan on site dilakukan secara langsung, baik rutin maupun sewaktu-waktu, berdasarkan perhitungan pemetaan risiko.

“Bappebti terus mengggencarkan edukasi tata cara bertransaksi aset kripto yang benar dan aman, mekanisme transaksi, peraturan-peraturan terkait, hingga risiko berinvestasi dan tata cara penyelesaian masalah. Terlebih, saat ini banyak situs web maupun aplikasi yang menawarkan investasi kepada masyarakat, namun tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Didid.

Sebelumnya, dalam keterangan resmi Zipmex Exchange Indonesia, Zipmex menyatakan bahwa perusahaan melakukan deposit dana di platform peminjaman aset kripto termasuk di dalamnya Celsius Network. Saat pasar mengalami penurunan, Zipmex mulai melakukan penarikan dana dari produk deposit mitra kami.

Namun, Zipmex menerima informasi mengenai penangguhan penarikan sementara karena kondisi yang tidak terduga pada 13 Juni 2022. Celsius kemudian mengumumkan pailit pada 14 Juli 2022.

Pada saat bersamaan, mitra Zipmex lainnya, Babel, turut mengalami masalah likuiditas. Pada 20 Juli 2022, Zipmex mulai memiliki keraguan serius tentang kemampuan Babel untuk menyelesaikan masalah likuiditas Zipmex dalam jangka pendek.

Oleh karenanya, untuk mencegah volatilitas pasar jangka pendek Zipmex mengambil keputusan untuk menghentikan sementara transfer antara Z Wallet dan Trade wallet. Ini bertepatan dengan pemeliharaan rutin dan terencana dari aplikasi dan server Zipmex.

Namun pada Kamis, 21 Juli 2022 pukul 18.00 WIB, Zipmex telah kembali membuka penarikan atau withdrawal untuk para penggunanya. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda